Sabtu, 24 Desember 2011

there she goes

I feel so far away from everything I used to be
so I just hang my head and feel the shame
like there's nothing I can do
I thought no time or space could separate us with all that we've been through
but now she's on a plane, she's miles away
and I just wanna go home

oh there she goes so beautiful
but she said she don't know who I am
oh there she goes so beautiful
but she's crying

cause she liked me better when
I was different
no one knew me then
back in Maryland
way before I left
I had everything
can't forget the days
I was back home in Maryland

we live too far away
from anything to run the race back then
from all these city streets
that jaded me and make me feel this way

now my thoughts drift away to summer days
when I see your face
you'd always smile at me
I felt so safe
and I just wanna go home

she lived in the eye for the first time
when I saw the world with my own eyes
but now that you're gone
I miss you so much more
oh there she goes so beautiful
but she's crying (Maryland)
oh there she goes so beautiful and dying to get home



 oh there she goes so beautiful but she said she don't know who I am


Minggu, 19 Juni 2011

Definitely, Maybe

"second look at the past might also give a second chance at the future"

Definitely, Maybe ini film yang udah lumayan lama sih tahun 2008. tapi gw nggak pernah bosen nonton film ini sampe berkali-kali. film ini nyeritain tentang si wajah kalem, lucu dan ganteng William Hayes (Ryan Reynolds) yang dipaksa anaknya Maya (Abigail Breslin) untuk cerita gimana si Will bisa ketemu sama ibunya Maya. di film ini kita disuruh nebak tiga wanita yang pernah dicintai will yang mana yang ibu nya maya. dan efek setelah nonton film ini adalah kepala gw pusing karena kebanyakan mikir nebak-nebak. awalnya tebakan gw mendekati bener, eeh tapi makin lama makin banyak adegan yang mematahkan argumen gw. dan hasilnya tebakan gw salah hahahahaha. sumpah ini film komedi cinta-cintaan yang lucu, sedih, seneng menurut gw semuanya ada. apalagi ada si abigail bikin tambah lucu deh dengan kepolosannya.


dan ketiga wanita yang pernah dicintai Will adalah :
Sarah Hayes / Emily (Elizabeth Banks)
dia ini pacarnya si Will saat Will masih kuliah dan sampe saat Will pindah kerja. Emily bener-bener mengenal setiap detail dari diri Will dengan sangat baik. tapi akhirnya hubungan mereka semper berakhir karena si Emily ini selingkuh sama temen mereka sendiri. alhasil rencana Will buat ngajak nikah si Emily pun berantakan. tapi akhirnya si Will menikah dama Emily. tapi pernikahannya nggak bertahan lama. dan si Will - Emily end hahaha


Summer Hartley (Rachel Weisz)
si Summer ini sebenernya temennya si Emily. setelah bubar sama si Emily, akhirnya si Will pacaran sama Summer dan hampir ngajak Summer nikah. tapi lagi-lagi gagal  karena Summer yang punya jiwa jurnalis nulis secara blak-blakan kejelekan seseorang yang lagi gencar-gencarnya kampanye buat pemilihan presiden kalo nggak salah. dan si Will adalah orang yang mengkampanyekan si orang itu. dan seketika itu juga Will kehilangan teman-temannya, karir yang telah dia bangun dari nol, bahkan juga si Summer.


April Hoffman (Isla Fisher)
dari tiga cewek ini, gw paling suka sama gaya-gaya nya si April. menurut gw di sosok cewek yang cerdas, ramah, simple, ceria, dan seorang sahabat yang setia buat Will. waktu si April pergi jalan-jalan ke tempat yang belum pernah dia kunjungi, dia selalu berkirim surat sama si Will dimanapun dia berada. dari ketiga wanita itu, cuma April yang statusnya sebagai teman Will, nggak lebih.





saat si Will lagi galau tentang jodoh, si April bilang gini nih. "forget about the real deal. you don't find it, it finds you. you get to a certain age and then you're ready for the kids or a commitment or you know, a mortage. it mean, the person that you are with then, they become the one. it's not who, but it's when". yeaah ada benernya sih kata-kata si April ini. bahkan disaat sekalipun kita sangat mencintai seseorang saat ini dan kita meyakini dia adalah the right one, mungkin saja kenyataan di depan tidak berkata begitu. ini semua hanyalah masalah waktu, semua itu ada waktunya masing-masing. sekalipun kita meyakini bahwa kita sudah siap tapi kalo menurut Tuhan kita belum siap. semua tidak akan terjadi.  

dan yang paling gw suka dari kisah April sama si Will ini mereka menjalin suatu hubungan pertemanan yang sangat baik. bahkan saat Will punya tunangan, si April pun turut bahagia walaupun sebenernya kalo diliat-liat berat juga. sebaliknya juga Will saat si April udah punya si Kevin. mereka membiarkan semua berjalan normal tanpa perlu memakai topeng. yang bikin sebel kenapa si Will ini batu banget nggak ngerasa kalo si April teramat sangat suka sama Will sampe dia nggak berani bilang ke Will karena takut ngerusak hubungan persahabatan mereka.oiya, ada lagu nya si nirvana di film ini yang selalu dinyanyiin Will kalo lagi sama April, "come as you are, as a friend, as a known memory". gw langsung download lagunya si nirvana. ternyata enak juga lagunya yang ini :)

terus ada adegan si Will latihan gimana cara melamar Emily dengan April sebagai sukarelawan nya. dan kata-kata si Will buat gw pengen jadi "you" nya hahaha stress.

"I wanna marry you because you are the first person I wanna to look at when I wake up in the morning and the only one I wanna kiss goodnight. because the first time that I saw these hands, I couldn't imagine not being able to hold them. but mainly, when you love someone as much as I love you, getting married is the only thing left to do. so, will you umm marry me?"


setelah putus, Will nggak sengaja ketemu Summer. Summer pun bilang kalo dia lagi hamil dan mau ngadain pesta kecil-kecilan dan dia pengen si Will dateng. saat Will dateng ke rumah Summer, eeh si Summer masih aja suka ngegodain Will. dan Will pu ngeluarin mantra ampuh yang dia simpulin dari percakapannya sama April kemaren malem. "I just don't really have time for the pain" hahaha mampus lo. abisnya ini cewek dari awal kegatelan sih. tapi kali ini si Will nggak mempan digoda karena dia udah nggak pengen main-main lagi. 

butuh waktu bertahun-tahun bahkan sampe si Will punya anak kalo sebenernya dia mencintai si April. dan akhirnya dia mutusin buat menandatangani surat cerai Emily. berkat dorongan dari Maya, akhirnya si Will pun ngberaniin buat ngomong ke April gimana perasaanya selama ini. and then finally they live happily ever after :)


"sometimes the husband and wife penguins get a separeted of their migratory patterns. sometimes they are apart for years, but they always find each other"

Jene Eyre "Random House" 1943
"to my darling daughter April. the human heart has hidden treasures in secret kept, in silent sealed. the thoughts, the hopes, the dreams, the pleasures whose charms were broken if revealed"


"it's definitely never too late to go back and maybe find a happy ending"



Senin, 16 Mei 2011

kendi

terasa begitu dalam
ya, sepertinya begitu
sangat dalam
tapi mungkin juga tidak
tak ada yang pernah tahu sedalam apakah itu

apakah seperti sebuah kendi ?
adakah yang tahu seberapa dalamnya isi suatu kendi ?
walaupun mencoba melihat dari lubangnya
lubang kendi itu pun tidak akan bisa menunjukkan seberapa dalam isinya
sampai isinya benar-benar dituangkan

 sejernih apakah isinya ?
mungkin jernih sekali
ataukah berwarna kuning, putih, atau bahkan hitam ?
salah satunya mungkin
apakah ada yang tahu ?
walaupun hanya satu ?
aku rasa tidak
karena isi kendi itu tidak pernah dituangkan
satu, dua, atau bahkan tiga kali

kendi itu milikku
ya, milikku
hanya aku yang tahu berwarna apakah isinya
hanya aku yang tahu seberapa dalam isinya
karena kendi itu milikku
bukan milik orang lain

Jumat, 18 Maret 2011

jalan ke roma lewat mana ya ???

Yak cerita kali ini dimulai tentang dosen akuntansi sektor publik Pak Dwi Cahyo Utomo a.k.a DCU [maap ya pak sebut merek :) ]. Beliau masih muda, sekitar 35 tahun mungkin. Pak DCU ini lulusan S1 akuntansi UNDIP juga. Gw demen banget nih dengerin cerita-cerita beliau. And you know what !! cara pemikiran bapak ini hampir 100% mendekati cara pemikiran gw [jangan-jangan bapak ini belajar ilmu kebatinan awawaw]. Pak DCU ini nggak punya banyak cita-cita kata dia, dia cuma punya satu cita-cita yaitu sekolah di luar negeri. Yapp keluar dari batas teritorial wilayah Indonesia. Berada di perbatesan timor leste juga udah di luar negeri ledeknya eheheh. Bapaknya Pak DCU ini seorang TNI yang cukup punya pangkat, tapi pastinya biaya buat sekolah di luar itu nggak murah. Cita-cita buat sekolah keluar nggak pernah surut. Pak DCU tes sejenis toefl [yang buat syarat sekolah keluar itulah pokoknya] sampe berkali-kali karena nggak memenuhi standar. dia nggak pernah bermimpi jadi orang kaya, jadi dokter, pengusaha, ataupun dosen yang sukses [dan nyatanya dia sekarang dosen yang sukses]. Dia cuma pengen menuntut ilmu di luar, thats it.

Inggris. Ya, inggris negara yang dia pilih buat nerusin pendidikan master nya. bentar lagi dia juga mau ngelanjutin pendidikan doktornya di inggris [lagi]. alasannya simpel, karena dia suka bola makanya dia pilih inggris berhubung inggris mbah moyangnya sepakbola. Setelah melewati 99 rintangan dan 33 kesulitan [berasa sun go kong aja], akhirnya kesampean cita-cita itu. Dan salah satu keinginan dia setelah sampe di inggris, dia pengen nonton pertandingan si setan merah MU. Pak DCU akhirnya bisa ngerasain jadi salah satu diantara puluhan ribu penonton di old traffort dong nonton MU vs chelsea. Bukan stadion pahoman ataupun GBK, apalagi jatidiri zzz. Bayangin dong bayangin [nyanyi lagu padi --> bayangkanlah]. aahh mau mau mau, bukan di old traffort tapi di ............ ya di tempat itu.  Hanya tempat itu dan di negara itu yang gw pengen dan semua kota-kota di dalamnya. [kalo arab saudi à“rumah” ALLAH, pasti pengen itumah]

Beliau milih kota yang letaknya nggak jauh dari lokasi stonehenge. Yak stonehenge juga salah satu tujuan dia. Danau lochness yang konon katanya ada monster, istana yang buat maen pilem brave heart juga dia datengin. Uwowow masih banyak lagi lah pokoknya. Terus disana kalo belajar saham nggak pake simulasi-simulasian lagi dong. Buat kelompok, patungan buat account pake duit beneran dan mulai praktek beneran di bursa saham inggris, nasdax. Yak maen saham emang cukup ngejanjiin katanya. Tapi cuma 6 bulan dia maen saham, menurutnya maen saham atau valas nggak berkah, dapet duit banyak pesti kepake semua nggak ada sisa. Entah buat ini itulah pokonya abis. Yeaah ini baru beberapa kesamaan pemikiran gw dan Pak DCU. Ini nih pemikiran laennya...

Abis jadi dosen, dia mutusin buat buka cafe kecil-kecilan deket undip. Dan yapp usahanya sukses abis. Omset per bulan rata-rata bisa sampe 75jutaan, siapa coba hari gini yang mau kasih duit segitu banyak. Karena dia seorang lulusan ekonomi, maka dia merasa bertanggung jawab buat majuin perekonomian bangsa ini. Menurutnya bukan kerja di perpajakan, di bidang moneter, ataupun bidang keuangan laennya yang bisa majuin negara ini. Karena kerja di bidang itu Cuma memperkaya diri sendiri dan itu bener banget menurut gw. Tapi sektor riil yang berperan besar buat majuin bangsa ini. Itu tuh sebabnya dia buka cafe, karena itu menurutnya salah satu cara yang nyata. Bukan karna omset yang menjanjikan. Tapi karena dari situ dia bisa ngebantu puluhan bahkan ratusan orang buat nafkahin keluarga orang-orang tersebut. Dimulai dari tukang ayam atau ikan, petani sayuran, pegawai cafe, tukang parkir, bahkan pengemis pun juga terbantu [waaa bapak ini bahkan sampe mikir segininya]. Keren-keren cara pandang bapak ini menurut gw pribadi. Yaap kalo Pak DCU menetapkan mimpi lalu realisasi dan jadi kenyataan, nah kalo gw ??? preeetttt. Itu beda gw sama bapak ini. Huahuahua *nangis guling-guling, cakar-cakar aspal, jedutin kepala ke tembok*

Setiap ngajar dia selalu pesen :

“TETAPKAN MIMPI KALIAN DARI SEKARANG DAN RAIHLAH IMPIAN ITU. COBA SEKALI-SEKALI BELI GLOBE, LIHATLAH DUNIA. KARENA ADA BANYAK NEGARA DI BUMI INI SELAIN INDONESIA. JANGAN CUMA LIAT PETA SEMARANG AJA”

Singkat dan jelas bukan. Tapi jalan menuju kesana tidak semudah yang kita pikirkan. Kalo kata pepatah antah berantah banyak jalan menuju roma, tapi juga banyak godaan yang menghalangi kita menuju jalan ke roma. Aah siapa juga yang pengen ke roma :s . 

Yeah, cerita Pak DCU setidaknya ngasih dorongan buat gw untuk lebih banyak merealisasikan cita-cita dan mimpi. Dan akhirnya gw memutuskan buat beli teroreroret --> globe. Walapun saya BELUM bisa menjelajah dunia, setidaknya saya bisa melihat letak negara-negara di dunia :):):) . ayo mari menabung beli globe :) [nabung beli globe = efek keuangan menipis]. Ada yang mau beliin ???? :)